Pantai Merah

Posted At : Nov - Thu - 2015

Pantai Merah, Komodo


Indonesia Timur merupakan “surga baru” yang selama ini terpendam laksana

mutiara di lautan yang sudah siap panen. Diantara kawasan surga tersebut

diantaranya adalah Pulau Komodo yang terdapat di daerah Nusa Tenggara Timur.

Selama ini kalau kita bicara Komodo selalu diidentikan dengan Binatang Raksasa

pemakan bangkai yang menempati 2 pulau besar di daerah tersebut yaitu Pulau

Komodo dan Pulau Rinca. Kawasan Taman Nasional tersebut menjadi sekarang

menjadi pusat perhatian dunia, terlebih setelah Komodo menjadi salah satu

diantara 7 Keajaiban dunia versi Seven Wonder Foundation.

Tetapi sesungguhnya kawasan tersebut menawarkan sesuatu yang berbeda,

tidak hanya The Dragon atau Komodo, tetapi alamnya yang luar biasa

merupakan destinasi wajib bagi teman-teman pencinta Landscape Photography

untuk dikunjungi dan diabadikan.

Banyak tempat di antara gugusan pulau-pulau di sekitar Pulau Komodo yang

begitu Indah,  dan salah satu nya adalah Pantai Merah atau yang lebih dikenal

dengan sebutan Pinky Beach.

Pantai Merah atau Pinky Beach itu sendiri merupakan pantai yang menyerupai

sebuah teluk kecil di Pulau Komodo. Dari namanya membuat kita berpikir,

kenapa disebut Pantai Merah atau Pinky Beach. Ternyata setelah diamati,

butiran pasir di pantai tersebut benar-benar berwarna merah yang jika terkena

sinar Matahari senja pantai tersebut akan berwarna kemerahan atau  pink.

Sungguh merupakan keindahan yang tiada tara, dan menurut informasi pantai

yang seperti ini hanya ada 4 di belahan dunia ini.

Secara geografis, Pinky Beach terletak diantara dua pulau besar yaitu Pulau

Sumbawa dan Pulau Flores..Jadi seandainya kita ingin memulai perjalanan dari

Jakarta, kita harus mengambil penerbangan Ke Denpasar Bali, lalu lanjut

menggunakan pesawat propheller atau baling-baling menuju Labuan Bajo yang

merupakan kota pelabuhan bagian dari Kabupaten Manggarai Barat, Flores.

Kebanyakan para wisatawan asing atau mancanegara  jika ingin mengunjungi

tempat tersebut melalui Labuan Bajo.  Dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju

Pantai Merah jika menggunakan kapal atau boat wisata yang banyak terdapat di

sana memakan waktu sekitar 3 sd 4 jam perjalanan.

Jika ingin lebih nyaman, datanglah bersama group kecil sekitar 6 atau 8 orang,

dan menyewa satu kapal secara private sehingga kita bisa mengatur sendiri

kemana tujuan awal hingga akhir menyesuaikan dengan waktu yang paling pas

untuk memotret.

Jika kita menyewa kapal, biasanya  bermalam di kapal. Karena jarak tempuh

yang cukup jauh membuat kita lebih efisien untuk bermalam di kapal. Jangan

takut akan goyangan akibat gelombang, karena tempat menginap kapal-kapal

tersebut adalah di sebuah teluk kecil dekat Pulau Kalong. Karena teluk, air di

sana mirip danau, tidak ada gelombang sama sekali. Dan biasanya kapal juga

sduah menyiapkan segala sesuatunya untuk bermaslam, seperti kasur, bantal,

selimut dan lainnya. Semua kapal yang bermalam juga memiliki persedian air

tawar yang cukup untuk mandi bagi penumpang.

Kapal-kapal wisata yang terdapat di Pelabuhan Bajo disewakan dengan harga

yang variatif, tergantung ukuran dan berapa lama. Di Kota Labuan Bajo banyak

terdapat travel-travel lokal yang menawarkan paket-paket Island Tour. Untuk

Paket Island Tour biasanya 2 hari dengan menginap di kapal dan sudah

termasuk makan selama perjalanan. Biasanya kuota satu kapal minimal 6 sampai

10 orang, dengan harga paket mulai dari 650 ribu sampai dengan 1 Juta rupiah.

Dan rute perjalanan standar mereka termasuk diantaranya adalah mengunjungi

Pantai Merah atau Pinky Beach.

Yang paling penting, sebelum berangkat kesana kita sudah mendapat informasi

terlebih dahulu, spot-spot mana yang akan dikunjungi. Satu hal, spot fotografi

tentu tidak sama dengan spot orang-orang yang ingin berwisata biasa.

Spot Menarik di Pinky Beach

Semua wilayah di kawasan Pinky Beach merupakan spot-spot yang indah dan

menarik untuk kita foto. Sebelum merapat, dari atas kapal kita dapat memotret

bagian ujung atau tanjung yang dibawahnya terdapat batu-batu karang. Bagian

depan sendiri kita dapat melihat hamparan pantai berwarna kemerahan dengan

ombak kecil dari air laut yang berwarna hijau dan biru.

Jika kita sudah merapat ke pantai, Dua sisi bukit  yang tidak terlalu tinggi dapat

kita daki untuk mendapatkan view yang menarik. Tentunya saat Sunrise dan

Sunset merupakan waktu terbaik untuk memotret di sana. Kita tinggal

menentukan bukit yang mana untuk kita daki sesuai dengan gambar yang akan

kita inginkan. Tidak hanya pemandangan dari atas saja yang dapat kita abadikan.

Jika teman-teman suka snorkeling, kita dapat berenang di Pantai Merah sambil

memotret ikan-ikan dan terumbu karang yang ada di sekitar pantai tersebut.

Tips

Di Pantai Merah sendiri, kapal tidak bisa merapat dan biasanya kalau ingin turun

ke pantai harus mengggunakan speed boat kecil. Pastikan kapal yang anda sewa

memiliki speed kecil untuk merapat di pulau-pulau

Salah satu, photography event organizer adalah Kemilau Indonesia yang rutin

membuat trip ke Komodo.

Jika anda ingin bepergian secara aman, nyaman, silahkan menghubungi Kemilau

Indonesia Travel Photography, (www.kemilauindonesia.com) dengan

menghubungi : Dodi Sandradi. 081393931000 atau  Indri  081567697942